Binjai – Surya Paloh Hormati Putusan menyatakan bahwa pihaknya menghormati sepenuhnya putusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI terkait kasus yang melibatkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dan artis sekaligus politikus Nafa Urbach. Paloh menegaskan, keputusan tersebut merupakan bagian dari mekanisme etik di parlemen yang harus dihormati oleh seluruh pihak, termasuk oleh partainya sendiri.
Pernyataan itu disampaikan Surya Paloh di sela-sela kegiatan internal NasDem Tower, Jakarta, pada Jumat (8/11/2025). Ia menilai bahwa keputusan MKD merupakan bentuk penegakan integritas lembaga legislatif, dan Partai NasDem sebagai partai modern akan selalu tunduk pada prinsip hukum serta etika politik.
“Kami menghormati proses dan keputusan MKD DPR. Setiap kader NasDem yang duduk di kursi wakil rakyat harus siap menjalani mekanisme etik apabila ada dugaan pelanggaran. Itu bagian dari tanggung jawab moral dan publik,” ujar Paloh di hadapan wartawan.
MKD Putuskan Teguran untuk Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

Baca Juga : 9 TPS Liar di Jakbar Ditutup, Akan Diganti Taman dan Urban Farming
Sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI telah mengeluarkan putusan berupa teguran tertulis terhadap Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach. Keputusan itu diambil usai keduanya diperiksa atas laporan terkait pernyataan publik yang dianggap tidak pantas dan menimbulkan polemik di masyarakat.
Dalam sidang etik yang digelar pada Rabu (6/11/2025), MKD menyimpulkan bahwa perilaku keduanya dinilai melanggar etika kedewanan karena menimbulkan kegaduhan dan tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang seharusnya lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan di ruang publik.
“Setelah mempertimbangkan seluruh keterangan dan bukti, MKD memutuskan memberikan sanksi teguran tertulis kepada Saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach agar lebih berhati-hati ke depan,” ujar Ketua MKD DPR, Adang Daradjatun, dalam konferensi pers usai sidang.
Surya Paloh: Etika Adalah Tiang Politik NasDem
Menanggapi hal itu, Surya Paloh menegaskan bahwa Partai NasDem tidak akan mengintervensi proses di MKD maupun lembaga hukum lainnya.
“Etika adalah tiang dari politik NasDem. Kalau kita bicara perubahan dan restorasi, maka semua dimulai dari perilaku yang beretika. Teguran MKD adalah pengingat, bukan hukuman yang harus disesali,” ujarnya.
Paloh menambahkan, dirinya sudah berkomunikasi langsung dengan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach setelah keputusan MKD keluar. Ia meminta keduanya untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran politik dan meningkatkan tanggung jawab moral terhadap publik.
“Saya bilang kepada mereka berdua: jalani dengan lapang dada, jangan merasa dipermalukan. Justru, jadikan ini cermin untuk memperbaiki diri dan membuktikan komitmen sebagai pelayan rakyat,” tegasnya.
Ahmad Sahroni Minta Maaf dan Siap Evaluasi Diri
Sementara itu, Ahmad Sahroni yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Partai NasDem mengaku menerima dengan terbuka keputusan MKD DPR. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada publik jika ucapannya selama ini menimbulkan kegaduhan atau disalahpahami.
“Saya menghormati keputusan MKD dan menerima dengan lapang dada. Kalau memang ada pernyataan saya yang dianggap kurang pantas, saya minta maaf kepada masyarakat,” kata Sahroni saat ditemui di kompleks parlemen Senayan.
Sahroni menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki maksud untuk merendahkan pihak mana pun dan siap melakukan introspeksi agar ke depannya bisa lebih bijak dalam berbicara di ruang publik.
“Saya akan lebih berhati-hati dalam berkomentar. Sebagai wakil rakyat, saya paham bahwa setiap kata memiliki dampak besar,” tambahnya.
Nafa Urbach: Saya Terima dan Akan Belajar
Di sisi lain, Nafa Urbach yang baru beberapa tahun terakhir aktif di dunia politik juga menyampaikan hal senada. Ia menyatakan bahwa dirinya menghormati putusan MKD dan akan menjadikannya pelajaran penting dalam perjalanan karier politiknya.
“Saya menerima keputusan MKD dengan penuh tanggung jawab. Tidak ada manusia yang sempurna, dan saya akan belajar agar ke depan bisa lebih matang dalam bersikap dan berbicara,” ujarnya.



![menteri-koordinator-bidang-pangan-ri-zulkifli-hasan-menyampaikan-paparan-dalam-acara-food-summit-2025-di-jakarta-rabu-1932025--1742369538703_169[1] Zulhas Janji Bereskan](https://isiserver.com/wp-content/uploads/2025/12/menteri-koordinator-bidang-pangan-ri-zulkifli-hasan-menyampaikan-paparan-dalam-acara-food-summit-2025-di-jakarta-rabu-1932025-1742369538703_1691-148x111.jpeg)
![bank-mandiri-1765716933059_169[1] Bank Mandiri Kembali](https://isiserver.com/wp-content/uploads/2025/12/bank-mandiri-1765716933059_1691-148x111.jpg)
![1765170038267-5olhwf[1]](https://isiserver.com/wp-content/uploads/2025/12/1765170038267-5olhwf1-148x111.webp)