, , ,

PDIP Gelar Peringatan Sumpah Pemuda, Ingatkan Anak Muda Terus Bersuara

oleh -539 Dilihat

Binjai – PDIP Gelar Peringatan Suasana penuh semangat nasionalisme terasa kuat di kantor pusat PDI Perjuangan (PDIP) pada Senin (28/10), saat partai berlambang banteng moncong putih itu menggelar peringatan Hari Sumpah Pemuda. Acara ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi ajang refleksi dan seruan bagi generasi muda agar terus bersuara, berani bersikap, dan ikut menentukan arah masa depan Indonesia.

Dengan tema “Semangat Pemuda, Energi Perubahan Bangsa”, PDIP menegaskan bahwa peran anak muda tidak boleh berhenti di ruang media sosial saja, melainkan harus nyata dalam tindakan, gagasan, dan kerja-kerja sosial yang membangun rakyat.

“Sumpah Pemuda bukan hanya sejarah, tapi panggilan abadi agar generasi muda tetap bersatu, berpikir kritis, dan tidak takut menyuarakan kebenaran,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam sambutannya.

Semangat Nasionalisme di Tengah Era Digital

PDIP Gelar Peringatan
PDIP Gelar Peringatan

Baca Juga : Viral Wanita Diduga Mabuk Tergeletak di Trotoar Depok, Polisi Cek Lokasi

Acara yang dihadiri ratusan kader muda PDIP dari seluruh Indonesia itu dikemas dengan gaya kekinian. Musik, film dokumenter perjuangan pemuda, hingga sesi diskusi interaktif membuat suasana terasa hidup dan relevan bagi generasi masa kini.

Hasto menekankan pentingnya “nasionalisme digital”, yakni cara baru anak muda menyalurkan semangat kebangsaan di tengah derasnya arus informasi global.

Menurutnya, anak muda harus menjadi penjaga akal sehat bangsa. Dalam dunia yang penuh hoaks dan polarisasi, keberanian untuk berpikir jernih dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan menjadi bentuk perjuangan baru.

Anak Muda Harus Aktif dan Kritis

Mereka menilai penting bagi anak muda untuk hadir di ruang pengambilan keputusan, bukan hanya menjadi penonton.

“Kalau anak muda diam, yang bicara hanyalah mereka yang punya kepentingan. Karena itu, bersuara adalah bentuk cinta tanah air,” tegas Anggela Tio, perwakilan sayap muda PDIP.

Acara ini juga menghadirkan komunitas kreatif dan pelaku startup lokal yang berbagi kisah tentang bagaimana nilai gotong royong bisa diterapkan dalam dunia bisnis modern. Menurut PDIP, inilah bentuk nyata nasionalisme di era industri digital.

 Mewarisi Api Perjuangan Bung Karno dan Sumpah Pemuda

Dalam kesempatan itu, PDIP kembali menegaskan jati dirinya sebagai partai ideologis yang tumbuh dari semangat pemuda dan rakyat kecil. Sumpah Pemuda tahun 1928 dianggap sebagai fondasi lahirnya kesadaran kolektif yang kemudian melahirkan Proklamasi dan Republik Indonesia.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.