, , ,

Emiten Aguan (CBDK) Targetkan Penjualan Rp2 Triliun di 2025

oleh -922 Dilihat

Binjai – Emiten Aguan properti PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), milik Grup Aguan dan Grup Salim, menetapkan target penjualan (marketing sales / prapenjualan) sebesar Rp 2 triliun untuk tahun 2025.

Target tersebut merupakan bagian dari kongsi antara dua emiten yakni PANI (PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk) dan CBDK, yang saat ini menargetkan total prapenjualan bersama sebesar Rp 7,3 triliun untuk 2025. PANI sendiri mengambil porsi Rp 5,3 triliun, sedangkan CBDK menargetkan Rp 2 triliun.

Dari total prapenjualan Semester I, segmen lahan komersial menyumbang Rp 247 miliar (84%), sedangkan segmen produk komersial (seperti ruko, Bizpark, dan sejenisnya) menyumbang Rp 56 miliar.

Pada Kuartal I–2025, prapenjualan CBDK tercatat sebesar Rp 239 miliar, atau sekitar 12% dari target tahunan.

Emiten Aguan
Emiten Aguan

Dari sisi keuangan, CBDK mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 426 miliar pada Kuartal I–2025.

Baca Juga : Dwiarso Santiarto Terpilih Jadi Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial

Produk komersial unggulan lain adalah Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan segmen rukan-rukan strategis lainnya. Penjualan proyek-proyek ini meningkat secara impresif di paruh pertama 2025.

Hingga 30 Juni 2025, total aset CBDK tercatat tumbuh 8% menjadi Rp 22 triliun. Kas dan setara kas perusahaan juga meningkat 31%, mencapai Rp 4,6 triliun, menempatkannya dalam kondisi net cash.

Strategi pertumbuhan CBDK tidak hanya berfokus pada penjualan properti, tetapi juga memperluas model bisnis ke pendapatan berulang (recurring income).

Dua proyek ikonik yang menjadi pilar transformasi pendapatan perusahaan adalah Nusantara International Convention & Exhibition (NICE) dan hotel bintang lima dengan kapasitas 250-271 kamar di pusat kawasan CBD PIK2.

Gedung NICE mencakup tiga bangunan dengan total luas ±123.000 m². Salah satu gedung direncanakan mulai beroperasi secara bertahap sejak Oktober 2025, terutama untuk acara seperti Indonesia Coffee Festival dan

CBDK juga telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO awal tahun 2025.

Dari IPO tersebut, berhasil menghimpun dana sebesar Rp 2,3 triliun, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 23 triliun.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.